Skip to main content

Hindari Batu Ginjal Dengan Tanaman Herbal

Batu ginjal merupakan kelainan yang terjadi pada saluran kemih. Penumpukan dan proses kristalisasi dari mineral yang terkandung dalam darah menimbulkan sumbatan pada saluran kemih, baik pada ginjal maupun saluran pembuangan urin. Batu yang menahan aliran pembuangan urin dapat menimbulkan rasa sakit di bagian belakang pinggang yang disertai dengan rasa panas. Pengobatan dari batu ginjal sendiri selama ini masih banyak bergantung pada proses pembedahan pada saluran yang tersumbat. Adapun pengobatan alternatif melalui bahan kimia belum banyak ditemukan dan memberi manfaat lebih baik. Akan tetapi, sudah banyak kajian mengenai beberapa manfaat tanaman herbal dalam mengobati batu ginjal. Berikut ini beberapa tanaman herbal yang terbukti memiliki khasiat dalam mencegah dan mengobati batu ginjal, dikutip dari tulisan ilmiah (Artikel Review) yang disusun oleh Nirumand, dkk (2018)
1.     Teh Hijau
Teh hijau (Camellia sinensis) secara turun temurun telah banyak digunakan karena khasiat antioksidannya. Senyawa katekin yang terkandung dalam teh hijau memiliki khasiat dalam melindungi ginjal dari efek racun yang ditimbulkan oleh kristal oksalat (batu ginjal). Dari hasil percobaan terhadap tikus, pemberian suplemen teh hijau dapat menghambat pertumbuhan kristal oksalat (batu ginjal) dalam saluran kemih. Dengan demikian, konsumsi suplementasi teh hijau terbukti dapat mencegah pembentukan batu ginjal. Akan tetapi, karena kandungan oksalat dalam teh hijau sendiri maka tidak dianjurkan pemberian suplementasi teh hijau pada seseorang yang telah terkonfirmasi memiliki batu ginjal (tidak untuk mengobati)
2.     Buah Raspberry
Buah Raspberry atau yang biasa dikenal sebagai “Arbey” (sunda) memiliki berbagai kandungan kimia seperti polifenol, magnesium, dan sitrat yang memiliki khasiat dalam menghambat pertumbuhan kristal kalsium (batu ginjal) dan meningkatkan pengeluarannya bersamaan dengan urin. Diketahui bahwa penggunaan seduhan air dari buah Raspberry memiliki khasiat terhadap hewan uji, baik sebagai pencegahan maupun pengobatan
Gambar oleh Photo Mix dari Pixabay
3.     Peterseli
Peterseli walaupun terlihat sama dengan seledri dalam khasiatnya memiliki sedikit perbedaan. Peterseli (Petroselinum crispum) biasa digunakan sebagai bumbu penyedap. Ekstrak atau seduhan dari peterseli telah diketahui memiliki khasiat dalam mencegah proses kristalisasi kalsium (batu ginjal) serta meningkatkan pengeluarannya bersama urin. Kandungan klorofil dan magnesium yang tinggi pada peterseli diduga memiliki peran penting dalam proses pencegahan dan pengobatan batu ginjal
Gambar oleh tegrafik dari Pixabay

4.     Rosella
Bunga Rosella (Hibiscus sabdariffa) telah banyak digunakan dalam mencegah dan mengobati kelainan batu ginjal. Ekstrak seduhan air dari tanaman rosella terbukti ampuh dalam pengujian terhadap hewan uji (tikus). Sedangkan pada pengujian terhadap manusia, satu gelas seduhan 1,5 gram tanaman rosella yang dikonsumsi sebanyak dua kali sehari mampu memberikan efektivitas yang signifikan terhadap pasien batu ginjal dalam jangka waktu 15 hari.

Demikian beberapa tanaman herbal yang telah terbukti dapat digunakan dalam mencegah dan mengobati batu ginjal. Semoga memberikan manfaat bagi semua yang membaca. Terima kasih :)

Sumber : Nirumand, M. C., Hajialyani, M., Rahimi, R., Farzaei, M. H., Zingue, S., Nabavi, S. M., & Bishayee, A. (2018). Dietary Plants for the Prevention and Management of Kidney Stones: Preclinical and Clinical Evidence and Molecular Mechanisms. International journal of molecular sciences19(3), 765. https://doi.org/10.3390/ijms19030765

Comments

Post a Comment